oleh

GMI Kecam Tragedi Penusukan Syekh Ali Jaber, Jangan Biarkan Publik Beropini Pelakunya PKI

-Berita-7.293 views

BANDAR LAMPUNG – Ulama Syekh Ali Jaber dikabarkan ditusuk oleh orang tak dikenal.

Menurut informasi, Syekh Ali Jaber ditusuk saat di sebuah masjid di Bandar Lampung.

Peristiwa penusukan terjadi di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020).

Akibat kejadian itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusukan di bagian bahu kanan.

Kini Syekh Ali Jaber tengah dirawat di Puskesmas Gedong Air, Bandar Lampung.

Aktivis Gema Muslim Indonesia (GMI) Nur Hasanuddin meminta aparat Kepolisian untuk cepat bergerak dan menuntaskan kasus tersebut secara terang benderang. Dia berharap pelaku bisa di hukum setimpal dan dibongkar modus yang sesungguhnya alasan menusuk ulama Syekh Ali Jaber tersebut.

“Kejadian ini, justru menjadi mengingatkan kasus lama. Ingat Lampung jadi ingat Talangsari. Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber jangan ditutup-tutupi, jangan sampai publik menggiring opini kalau pelaku adalah orang PKI karena benci ulama. Itu yang tergiring opini di sosial media,” tegas Hasan, Minggu (13/9/2020).

Lebih lanjut, kata dia, GMI mengajak seluruh ormas Islam dan seluruh penduduk Indonesia untuk terus mengawal pelaku penusukan Syekh Ali Jaber tersebut.

“Ayo jaga ulama kita ketika berceramah di berbagai Kota di Indonesia. Jika pelaku divonis kelainan jiwa, maka buktikan disertai surat-surat yang ada. Agar publik tidak meluapkan emosi dengan membenarkan bahwa pelakunya PKI,” jelasnya.

Lebih jauh, Hasan menegaskan pihaknya sangat mengecam tragedi penusukan terhadap ulama besar tersebut. Kendati demikian, bagi dia, tuduh menuduh PKI sama sekali tidak solutif. Lebih baik serahkan pihak Kepolisian apa motif pelaku melakukan penusukan.

“Ane mengecam tragedi penusukan Syekh Ali Jaber, tapi jangan ambil kesimpulan sendiri. Ambil tindakan hukum kepada si pelaku,” pungkasnya.

Komentar

News Feed