by

Agenda Munas V FKMTHI, Tokoh Penting dan Seluruh Pengurus Hadir Sukseskan

-Nasional-21,505 views
3 / 100

Banten – Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) menggelar Musyawarah Nasional V bertempat di Aula UIN SMH Banten dan Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jum’at (23-25/6/2021). Munas dibuka secara resmi oleh pendiri Pusat Kajian Hadis (PKH) Dr. Ahmad Luthfi Fathullah, MA.

Musyawarah Nasional tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI H. Jazilul Fawaid, S.Q., M.A, kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur`an Kementerian Agama RI Dr. Muchlis Hanafi, Lc., MA, pendiri Pusat Kajian Hadis Dr. Ahmad Lutfi Fathullah, MA, Kasubdit

Pemulihan Korban BNPT Kolonel Rudi Widodo, Wadir Binmas Polda Banten AKBP Zainuddin, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof Dr. H. Fauzul Iman, MA, salah satu pendiri FKMTHI Dr. KH. Nurul Huda Ismail, Ketua FKPT Banten Dr. KH. Amas Tadjuddin,S.Ag.,MM, Perwakilan Pemerintah Kota Serang Tubagus Suherman, Warek III UIN SMH Banten Prof. DR. H. Wawan Wahyudi. M.Pd., ketua umum FKMTHI Ach Sayuthi, sekretaris nasional FKMTHI Holili Anshori dan Pengurus FKMTHI dari seluruh daerah Indonesia.

Dalam sambutannya ketua umum FKMTHI periode 2018-2020 Ach. Sayuthi menegaskan bahwa usia FKMTHI sudah tak muda lagi, sehingga sangat disayangkan jika masih bergerak untuk ‘diri FKMTHI sendiri’. Sudah saatnya FKMTHI hadir dan bermanfaat memberikan sumbangsih untuk agama,

bangsa dan negara. Banyak hal bisa dilakukan, seperti mencerdaskan anak bangsa dengan Al-Quran dan Hadis. Menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis tentang kedamain yang menyejukkan sehingga kita semua terhindar dari kejamnya pemikiran radikalisme dan terorisme. Salah satu bentuk konktrit FKMTHI periode kali adalah dengan diterbitkannya buku “Tafsir Ayat-Ayat Perdamian” yang ditulis oleh mahasiswa Tafsir-Hadis dari seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bukti dan upaya FKMTHI di seluruh daerah Indonesia bersama-sama mengkampanyekan kedamaian sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Hadis, tentunya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Sebagai tuan rumah acara Munas FKMTHI ke V Warek III UIN SMH Banten Prof. DR. H.

Wawan Wahyudi. M.Pd., mengapresiasi dan menyambut dengan hangat dan rasa hormat seluruh undangan dan peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Banten merupakan provinsi yang menjunjung tinggi toleransi beragama. Terbukti di Banten semua agama ada dan mereka beribadah dengan rasa damai tanpa saling usik antar satu agama dan yang lain. Harapan besar semoga FKMTHI kedepan menghasilkan solusi inovatif, kreatif di bidang tafsir hadis. Sehingga Al-Qur’an dan Hadis tetap pada prinsipnya yang mengajarkan kedamaian dan FKMTHI menjadi garda terdepan dalam menjaga Islam Rahmatan Lil Alamin dan NKRI.

Dr. Ahmad Lutfi Fathullah, MA menyampaikan “banggalah jadi dosen dan mahasiswa tafsir hadis. Belajar tafsir hadis jangan pernah berkecil hati dan takut tidak

menjadi apa-apa. Sebab pada kenyataannya alumni tafsir hadis sudah banyak memberikan sumbangsih bagi agama, bangsa dan negara. Hal itu terbukti banyak pejabat negara yang diisi oleh alumni tafsir hadis. Menjaga tafsir dan hadis dari ‘penjahat agama’ adalah sumbangsih besar FKMTHI untuk agama Islam dan NKRI.”

Wakil Ketua MPR RI H. Jazilul Fawaid, S.Q., M.A, dalam sambutannya berharap FKMTHI kedepan bisa mencetak para mufasir melanjutkan para tokoh mufasir terdahulu. FKMTHI merupakan kekuatan besar untuk merawat Qur’an-Hadis dan NKRI.

Kasubdit Pemulihan Korban BNPT Kolonel Rudi Widodo mengingatkan bahwa Indonesia sedang menghadapi dua virus yang harus dicegah secara bersama-sama, yaitu virus Corona dan virus radikalisme. Pemikiran

radikal terkadang diperlukan untuk menciptakan pemahaman dan karya baru. Namun yang tidak dibolehkan adalah pemahaman radikalisme, sebab belum pernah ada pemahaman radikalisme yang terbukti mengarah kepada hal yang baik. Maka, FKMTHI merupakan aset besar bagi bangsa Indonesia dalam menangkal paham radikalisme. Dan FKMTHI memiliki tugas besar untuk menyelamatkan bangsa dengan cara menyampaikan Al-Qur’an dan Hadis dengan cara yang benar.

AKBP Zainuddin Wadir Binmas Polda Banten mengatakan, “suatu kebanggaan bisa ambil jurusan tafsir dan hadis, orang yang akan masuk surga adalah orang yang ahli Al-Qu’an dan hadis. Belajar Al-Qur’an dan Hadis harus kepada guru yang sanad ilmunya jelas. Allah SWT menjamin kebenaran Al-Qur’an dan tidak bisa dikalahkan kehebatannya. Qur’an

Hadis sangat berkaitan dengan kebangsaan. Pancasila merupakan representasi dari Al-Quran. Hal ini sama dengan yang dilakukan Rasulullah ketika membuat Piagam Madinah, sama persis dengan Pancasila. Maka tugas anak bangsa adalah merawat Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila dasar negara bukan dasar agama. Pancasila disebut sakti karena sudah terbukti bisa menyatukan berbagai suku dan bangsa sejak dulu kala.

Proses pemilihan ketua umum FKMTHI berjalan khidmat secara demokratis diikuti oleh tiga kandidat, yaitu Anas Munaji meraih 50 suara, Syaikhuna meraih 10 suara, dan Reza Firmansyah meraih 7 suara. Dari hasil tersebut maka Anas Munaji menjadi ketua umum FKMTHI terpilih periode 2021-2023. Sebagai ketua terpilih Anas berharap dari hasil pemilihan tidak ada perpecahan antar

satu sama lain. Tetap bergandengan tangan, maju bersama untuk kemajuan FKMTHI kedepan.

Tubagus Suherman perwakilan Pemerintah Kota Serang menutup Musyawarah Nasional V Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (MUNAS-FKMTHI) di Masjid Raya Al-Bantani, Jum’at 25/06/2021. Tubagus berharap FKMTHI kedepan jaya dan menjadi ‘samudera ilmu dan kedamaian’ siapapun bisa mengambil mutiara dan mendapat kesejukan darinya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed