by

Tanggapi Polemik Wadas, Petrus Selestinus : Ganjar Pemimpin Hebat, Masalah Ditangani dengan Baik

-Nasional-24,633 views
1 / 100

JAKARTA – Koordinator TPDI sekaligus Advokat Peradi Petrus Selestinus mengakui sikap Ganjar Pranowo yang telah menunjukan sikap kenegarawanan sekaligus sebagai seorang┬áKepala Daerah dan Bapak yang baik dalam menghadapi masalah.

“Yaitu kemampuan mengambilalih tanggungjawab Pemerintah Pusat, sekaligus meminta maaf kepada warga masyarakat Wadas atas insiden puluhan warga wadas terkena tindakan kepolisian Polda Jateng dan Polres setempat,” tegas Petrus, hari ini.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian berupa tindakan kepolisian di Tempat Kejadian Perkara (TKP), yaitu penangkapan untuk mengamankan tidak kurang dari 60 (enam puluh) warga Wadas, sepenuhnya wewenang Kepolisian sesuai dengan KUHAP, UU Kepolisian dan SOP Polri.

“Dan harus diingat dalam UU Kepolisian, Polisi diberi wewenang diskresi untuk dalam keadaan tertentu dapat bertindak berdasarkan penilaiannya sendiri,” tuturnya.

Begitu juga Bendungan Bener merupakan proyek strategis nasional Kementerian PUPR untuk kepentingan umum yang harus diselamatkan, sedangkan Pemerintahan Provoinsi Jawa Tengah secara moral dan politik harus ikut bertanggung jawab atas apa yang sudah terjadi.

“Karena seorang Gubernur memiliki dwi fungsi yaitu sebagai Organ Pusat di daerah dan sebagai Kepala Daerah, sehingga sah-sah saja Ganjar Pranowo tampil sesuai dengan sifat dan konteks permasalahan yang di hadapi,” ujarnya.

TUDUHAN YANG MELAMPAUI PORSI.

Menghadapi tuduhan yang melampaii porsi, Petrus menilai Ganjar Pranowo tidak mau membela diri, Ganjar justru terus melaksanakan dua pendekatan sekaligus, yaitu sebagai Kepala Daerah dan sebagai Organ Pusat di daerah yang hanya fokus pada persoalan pokok dimana Ganjar Pranowo tampil sportif meminta maaf atas insiden panangkapan warganya oleh Aparat Kepolisian, mengurus pembebasan warganya dari Kepolisian, tentu dengan mekanisme memohon untuk dilepaskan.

“Ganjar Pranowo juga tidak henti-hentinya berdialog dengan warganya, hingga mendatangi pemukiman warga Wadas, menginap di rumah warga, hanya ingin agar masalahnya tuntas dengan cara mendengar langsung dari warganya tentang apa saja keinginan warga dan bagaimana solisinya. Ini jelas cara pendekatan yang unik dan menjadi seorang Bapak yang baik dan menyejukan bagi warga Wadas yang sedang gundah gulana,” bebernya.

Dalam hal ini, lanjut Petrus, Ganjar telah menyelamatkan tanggung jawab 2 (dua) organ pusat sekaligus yaitu, Pemerintah Pusat Cq. Kementerian PUPR dan tanggung jawab Polri atas tuduhan masyarakat bahwa Pemerintah dan Polri telah melakukan tindakan represif, padahal sesuai dengan SOP.

“Jika Polisi menghadapi potensi konflik, maka harus ada yang diamankan terlebih dahulu lewat upaya paksa dan itu sah-sah saja,” tukasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed