by

Terjun Langsung, Kapolresta Bandung Serahkan Motor Hasil Ranmor ke Pemilik Aslinya

-Nasional-16,422 views
5 / 100

Part 1 : https://youtu.be/rmw1I9ef71s

Part 2 : https://youtu.be/Sug4f5ha_xk

Kabupaten BandungĀ – Di bawah rintik hujan, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo menyerahkan motor yang sempat dicuri kepada pemiliknya. Sepeda motor tersebut merupakan hasil Operasi Jaran Lodaya tahun 2022 di wilayah Jawa Barat.

Kusworo mengatakan saat ini ada beberapa motor hasil curian diserahkan kepada para pemiliknya.

“Hari ini kurang lebih ada 8 motor yang kita kembalikan kepada korban. Kebetulan kita pada saat kemarin kita melaksanakan Operasi Jaran lodaya 2022 ada 108 motor yang kami sita dari 94 tersangka,” ujar Kusworo di Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/3/2022).

Kusworo menuturkan dari 108 motor tersebut beberapa TKP-nya ada di Polres lain. Dengan itu, kata dia, beberapa motor tersebut dikembalikan ke Polres lain.

“Dari 108 motor itu ada beberapa TKP-nya wilayah polres lain. Sehingga kami kembalikan ke polres lain, dan masih ada puluhan motor yang sejak kemarin kami laksanakan press realese kemudian diambil langsung oleh korban,” katanya.

Pihaknya menjelaskan dari beberapa motor tersebut masih ada motor yang belum diambil oleh korban. “Beberapa di antaranya kami coba telepon ke korban, dan hari ini ada 8 yang sekiranya ada di rumah, untuk kami lakukan layanan antar. Jadi masyarakat korban curanmor itu yang melapor ke polisi, kami hubungi, yang bersangkutan bisa nunggu di rumah, motornya kami antar ke rumah. Seperti saudara kita hari ini, beliau adalah karyawan di perusahaan konveksi, kemudian kami antar di mana beliau bekerja,” katanya.

Kusworo menjelaskan alasan mengantar kendaraan tersebut secara langsung, karena beberapa korban yang pada saat press release tidak dapat menghadiri. Dengan itu, kata dia, pihak Polresta Bandung melakukan pengantaran ke rumah korban.

“Jadi kemarin kami sudah melaksanakan press release, kemudian korban kami undang untuk kami berikan pinjam pakai sampai dengan nanti waktunya dihadapkan ke kejaksaan sebagai tahap dua dari P21, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti,” jelasnya.

“Nah ada beberapa warga yang saat itu tidak bisa mengambil. Mungkin karena faktor harus kerja, atau lagi gak enak badan dan sebagainya. Sehingga kami yang mengantar ke rumah korban dalam rangka peningkatan pelayanan kami kepada masyarakat,” tegasnya

Pihaknya mengungkapkan pengembalian motor tersebut dilakukan atas intruksi Kapolda Jawa Barat dan Kapolri.

“Itu juga atas petunjuk dan bimbingan bapak Kapolda Jawa Barat, dan atas petunjuk arahan dari bapak Kapolri. Sebagaimana kami selalu senantiasa memberikan peningkatan pelayan kepada masyarakat untuk mendapatkan kepercayaan dan simpati kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam prosesnya, Polresta Bandung mengembalikan dua sepeda motor ke dua lokasi, salah satunya adalah di Kp Bojongwaru, Desa kopo, Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, dengan jenis motor honda beat hitam.

Salah satu Korban asal Kp Bojongwaru, Desa kopo, Kecamatan Kutawaringin Yusuf Khaidar mengatakan motornya hilang pada 7 Agustus tahun lalu. Bahkan kata dia, hilangnya hanya dalam itungan detik.

“Awalnya tanggal 7 agustu ilangnya di depan sini, di parkirkan. Nah itu (kejadiannya) siang-siang, ternyata pas dilihat di CCTV ada dua orang yang nyuri. Ngambil, 13 detik langsung ngilang,” katanya.

“Terus besoknya saya lapor ke polsek setempat, di Polsek Soreang. Alhamdulillah ditanggapi dengan baik, direspons dengan baik, kita dikasih motivasi, jangan terlalu dipikirkan, Insy Allah kita bantu kata Polsek Soreang,” jelasnya.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Polsek Soreang dan Polresta Bandung atas kembalinya motor yang sempat hilang tahun lalu itu.

“Saya sangat-sangat berterima kasih, dianter ke rumah, terus saya bangga dengan Polsek Soreang dan Polresta Bandung. Mudah-mudahan ke depannya Polresta Bandung dapat menemukan motor orang-orang yang belum ditemukan,” jelasnya.

Di lokasi berbeda, Polresta Bandung memberikan sepeda motor jenis honda beat warna merah putih kepada korbannya di Jalan Cibiuk, Gang Mekar 1, Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

“Bersyukur banget. Gak nyangka sih. Pertamanya yaudah ikhlas aja, karena kan pertamanya kita gak tahu kan orang jahat di bawa ke mana motornya. Sudah bingung, yaudah lah kita bikin laporan aja. Perkara nanti ketemu atau nggak, rezeki atau ngga, ya gimana nanti aja,” ujar Adlina Rahmi Setiadi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed