Amnesty International Indonesia Kecam Keras Aksi Biadab KKB

Nasional7,864 views

Jakarta – Amnesty International Indonesia mengecam serangan terhadap warga dan pesawat sipil yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Bandara Pari, Nduga, Papua Pegunungan, pada Selasa (7/2/2023). Pihak Amnesty juga meminta supaya seluruh warga sipil dan asing yang disandera segera dibebaskan.

“Kami mengecam keras serangan terhadap warga dan obyek sipil di Papua. Kami mendesak agar pilot dan sejumlah orang lainnya yang disandera segera dibebaskan dalam keadaan selamat,” kata Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, Selasa (8/2/2023).

Ia meminta KKB selaku pihak yang berkonflik agar tetap menghormati hukum hak asasi manusia dan hukum kemanusiaan internasional. Peristiwa pembakaran pesawat dan penyanderaan itu, kata Usman, adalah bukti berulangnya kekerasan di wilayah Papua. Kembali lagi warga sipil yang menjadi korbannya.

“Kami menyerukan adanya peninjauan ulang atas pendekatan keamanan yang selama ini dipilih oleh negara,” ujar Usman.

Diketahui, pesawat Pilatus Porter maskapai Susi Air diduga dibakar selepas mendarat di Bandara Paro, Nduga, Papua Pegunungan Selasa (7/2/2023) pagi.

Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti menduga kuat bahwa pesawat telah dibakar. Sebab, pesawat PK-BVY mendarat di Lapangan Terbang Paro dalam keadaan selamat.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa memastikan, Pilot Susi Air PK-BVY, Philips Marthen (37), saat ini dibawa oleh KKB. Sedangkan 5 warga sipil yang menumpang pesawat itu yakni Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W, belum diketahui kondisinya.

“(Pilot) Dibawa oleh kelompok EK (Egianus Kogoya),” ujarnya melalui pesan singkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *