Jadi Lagu Wajib Aktivis, Jari 98 Siap Memantik Lewat Bedah Lagu ‘Vox Populi Vox Dei’

Nasional8,637 views
3 / 100

Jakarta – Ungkapan “Vox Populi Vox Dei” muncul pada awal berkembangnya demokrasi modern, sejak revolusi Prancis. Semboyan ini sebetulnya hendak melawan semboyan klasik yi: Vox Rei, Vox Dei (Suara Raja adalah Suara Tuhan).

Semboyan ini merupakan prinsip dasar teokrasi dari bentuk pemerintahan monarki dimana Raja mendapatkan legitimasi dari klaimnya bahwa dia adalah wakil Tuhan di bumi.

Raja tidak dipilih rakyat, tetapi diurapi Tuhan, dan kekuasaannya diwariskan secara turun temurun kepada keturunannya berdasarkan klaim itu. Karena itu, raja tidak pernah bertanggungjawab terhadap rakyat, tetapi terhadap Tuhan.

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) Willy Prakarsa terinspirasi dari sejarah tersebut dan menciptakan lagu berjudul Vox Populi Vox Dei

Willy yang juga aktivis senior, intens dan konsisten memperjuangkan keadilan bagi rakyat kecil tersebut, bakal secara khusus membedah lagu Vox Populi Vox Dei hasil ciptaannya.

“Banyak permintaan dari semua teman-teman Media Cetak dan Online, minta lagu Vox Populi Vox Dei ini dilakukan pembedahan,” kata Willy Prakarsa, Sabtu (18/2/2023).

Bedah lagu ini bakal dilakukan dalam waktu dekat lantaran butuh pencerahan bagi rakyat dan partai politik menjelang tahun politik 2024.

“Semoga kembali menjadi api pemantik dalam berdemokrasi,sehinga benar-benar menjadi edukasi yang baik dan menjadi parpol yang berguna untuk rakyat sesuai amanat konstitusi,” tandas Willy Prakarsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *