by

Jelang Bulan Suci, Majelis Nurul Musthofa : Fokuskan Ibadah, Jauh dari Teror

-Nasional-25,024 views
1 / 100

Jakarta – Ramadhan atau bulan puasa tinggal hitungan hari saja. Banyak kalamgan berlomba menyambutnya, salah satunya Majelis Nurul Musthofa yang getol melaksanakan ibadah dengan khusuk dan jauh dari teror.

Bertempat di Istana Segaf, Jl. Manggis No.9A, RT.1/RW.1, Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan Majelis Nurul Musthofa melakukan pengajian dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Kegiatan yang berlangsung pada hari selasa (6/4/2021) dihadiri kurang lebih 200 jamaah.

Pengajian yang bertema “Sambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan dengan beribadah yang Khusuk Jauh dari Teror” bernilai kebangsaan, yang langsung dipimpin oleh Habib Hasan bin Ja’far Assegaf selaku pembina Majelis Nurul Musthofa dan beberapa pengurus Majelis Nurul Musthofa.

Kegiatan tersebut tentunya merupakan pengajian rutin yang diselingi dengan pembacaan Sholat Nabi Muhammad SAW dan ceramah keagamaan menyambut bulan suci ramadhan. Tentunya juga membahas masalah terorisme yang belakangan ini marak di Indonesia.

Adapun poin penyampaian ceramah Habib Hasan bin Ja’far Assegaf, yakni :
1. Sebentar lagi akan datang bulan suci ramadhan sebagai umat muslim tentunya kita menyambut bulan penuh rahmat itu dengan melakukan amalan – amalan, sebagai mana yang firman Allah SWT

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿١٨٣﴾

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
2. bulan suci Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Allah SWT melipat gandakan pahala semua amal ibadah di bulan Ramadhan. Karena itu kehadirannya selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di mana pun berada.
3. Dalam menyambut bulan suci ramadhan hendaknya kita melakukan beberapa amalan ini, yakni :
a. Menata niat yang baik, ikhlas dan penuh menyambutnya dengan penuh kegembiraan,
c. Berpuasa, Baca Al Qur’an, dan Perbanyak Sedekah,
d. Melaksanakan Ziarah,
e. Silaturahmi dan Saling Memaafkan,
4. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Indonesia saat ini masih dilanda wabah pandemi Covid-19, hendaknya kita terus berikhtiar meminta pertolongan pada Allah SWT agar segera dihilangkan wabah ini, sehingga kita dpt melaksanakan ibadah dengan lancar dan khusus selama bulan suci ramadhan.
5. Belakangan ini juga telah terjadi aksi terorisme di Indonesia yang terjadi di Makassar, Sulsel dengan sengaja membunuh dirinya sendiri di depan Gereja, sungguh sangat disayangkan orang yang melakukan hal tersebut karena mengatasnamakan Jihad.
6. Bahwa Terorisme bukan ajaran agama, bahwa para teroris merupakan orang-orang yang yang lebih dulu mengkafirkan orang lain daripada mendahulukan pemikiran tentang agama.
7. jika ada yang melakukan aksi teror mengatasnamakan agama Islam, maka apa yang dilakukan orang tersebut sangat jauh dari ajaran Islam, Allah berfirman dalam Al Maidah 32 “Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.”
8. Agama Islam sendiri mengajarkan tentang toleransi antar umat beragama dan sejarah telah mencatat Islam sebagai agama yang penuh dengan toleransi.

Dalam acara tersebut, Majelis Nurul Mustofa juga membagi buku – buku kepada jamaah. Buku yang berjudul Menempuh Jalan Surga bersama Keluarga Nabi Muhammad SAW juga Insyaallah akan diperjual belikan di publik.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed